Archive for IPS

Kondisi Indonesia pada Pemerintahan Ir. Soekarno

Ir. Soekarno

1. Kondisi Politik

Sebagai tindak lanjut Dekrit Presiden adalah penataan kehidupan politik sesuai ketentuan Demokrasi Terpimpin. Pada era ini dibentuk kabinet kerja, juga dibentuk lembaga-lembaga Negara seperti MPRS, DPR-GR dan Front Nasional.

Berdasarkan penpres No. 7 Tahun 1959 kehidupam parpol ditata dengan menetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh parpol. Sesuai dengan penpres parpol yang bertahan antara lain PNI, Partai Masyumi, Partai NU, PKI, Partai Katolik, Parkindo, PSI, Partai Murba, Partai IKPI, PSII, dan Partai Perti. Hal ini merupakan tindakan peyederhanaan kepartaian. Pada era ini kekuatan politik yang ada pada waktu itu adalah presiden dan ABRI serta partai-partai, terutama PKI. Presiden Soekarno dalam politiknya selau menjaga keseimbangan dalam tubuh ABRI dan juga antara ABRI dengan Parpol. Untuk menjaga keseimbangan presiden Soekarno memerlukan dukungan dari PKI.

Indonesia di masa pemerintahan Soekarno lebih banyak konflik politiknya yaitu konflik kepentingan antara kaum borjuis, militer, PKI, parpol keagamaan dan kelompok – kelompok nasionalis lainnya. Oleh karena itu, situasi di Indonesia semakin kacau karena hanya mementingkan kepentingan partai masing-masing. Keinginan rakyat agar pemerintahan berjalan sesuai UUD 1945 jauh dari harapan dengan berlakunya Sistem politik Demokrasi terpimpin. Munculya pemberontakan G30S/PKI.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Leave a comment »