cerpen

KUCING DAN TIKUS MERAJUT CINTA…

 

 

“Mamaaaaaa……mamaaaaa….!!!”

Suara itu terdengar seperti mau memecahkan telinga saja. Suara itu selalu terdengar di pagi hari di rumah yang tidak terlalu mewah itu. Pak bambang dan Bu Bambang lah yang tinggal dalam rumah itu bersama dengan satu anak gadisnya yang baru beranjak dewasa. Raras sebenarnya adalah gadis ayu berumur 17 tahun tetapi tingkahnya tidak seperti gadis yang ayu dan lemah lembut. Dia adalah gadis yang cuek dan selalu terburu-buru dengan hal apapun. Seperti pagi ini, dia harus teriak-teriak gak karuan. Karena terburu-buru, jadi Raras gak sempat sarapan, dia hanya menggigit sepotong roti yang berhasil dia sambar dari tangan kakaknya.

Dengan kecepatan tinggi dia melaju dengan sepeda motornya yang berwarna putih. Namun bukan Raras namanya kalo sampe sekolah gak telat. Sampe sekolah pun pintu gerbang telah di tutup,namun Raras punya  cara tersendiri  agar pak Dadang

( satpam sekolah ) luluh dan akhirnya membukakan pintu gerbang. Hanya dengan 1 buah komik sinchan. Gak tau alasan apa sehingga pak Dadang bisa tergiur dengan komik sinchan. Tak sampe di situ saja aksinya diluncurkan, agar dia bisa masuk kelas dia luncurkan jurus-jurus jitunya. Namun kali ini dia celaka. Karena pak Basir sakit, maka pelajaran sejarah itu pun digantikan oleh bu Siska. Guru paling menakutkan yang Raras temukan selama ini. Walhasil dia harus berdiri ditengah lapangan sampe pelajaran sejarah selesai.

*****

“Fyuh…capeknya”,katanya saat berada dikantin untuk memesan jus alpukat kesukaannya setelah hukuman itu dia selesaikan. “Salah loe sendiri, pasti tadi malem Loe Online sama cowok gak jelas itu kan? Nyampe Loe bangun kesiangan karena begadang”,kata Intan salah satu sahabatnya.

“Betul itu, kata bundo anak perempuan itu indak boleh tidur malem-malem dan indak boleh bangun siang”,kata Umi yang  kental dengan logat minangnya.

“Heh…kata siapa gak jelas? Dia itu cowok yang paling perhatian kok. Dia itu si Pinokio tau…”,kata Raras membela diri.

“Tapi Loe belum pernah ketemu kan sama dia? Kalo dia cowok gak bener gimana?”

“Oke…oke…suatu saat pasti ague buk….”

Brukkkkk…..!!!!

Tiba-tiba kata-kata Raras terputus karena dia tabrakan dengan seorang cowok sampai bajunya terkena jus alpukat yang dia bawa. Cowok itu bukannya minta maaf tetapi justru marah-marah sama Raras. “Loe pikir gue yang salah? Yang salah tu Loe!!! Loe punya…..” Belum selesai ngomong tapi cowok itu pergi meninggalkannya begitu saja. “Dasar orang gak punya sopan santun, awas kalo gue ketemu loe lagi!!”

“ya iyalah Loe bakal ketemu lagi”,sahut Intan. “Emang dia siapa kok Gue gak pernah ngeliat dia?”,Tanya Raras kaget.

“Udah kita bersihin baju Loe terus masuk kelas aja udah mau bel masuk nih,Loe belum masuk kelas kan dari tadi gara-gara bu Siska?”kata Intan sambil melangkah.

Raras dan kedua sahabatnya sudah duduk dibangkunya masing-masing. Tiba-tiba raras dikejutkan dengan seorang cowok yang tadi membuatnya kesal. “Heh…ngapain Loe di sini? Loe siapa?”katanya ketus.

“Eh emang ini sekolah punya bapak moyang Loe? Siapapun berhak sekolah di sini asal dia mampu”

“Tapi kelas ini gak menerima cowok angkuh,sombong dan galak kayak Loe”

“Siape Elo???”

“Ya,gue ya gue…kenapa emang? Keberatan sama aturan gue?”

“Up to you lah!!”,kata cowok itu sambil duduk disamping Raras begitu saja karena sudah tak ada lagi bangku yang kosong.

“Heh,siapa yang nyuruh Loe duduk di sini? Gue gak mau deket-deket sama loe?

“Jadi cewek jangan GeEr. Gue juga gak mau deket cewek brutal kayak Loe!!”.pembicaraan mereka terhenti karena guru mereka telah datang dan Raras harus membiarkannya duduk sementara di sampingnya.

Hantara adalah anak baru pindahan dari Surabaya. Raras selalu memanggilnya hantu meskipun teman-temannya memanggilnya Tara. Tara pindah ke Jakarta karena orang tuanya dipindahtugaskan di Jakarta. Sudah 2 bulan lamanya Tara bersekolah di SMU tersebut namun mereka tetap saja tidak bisa akur. Setiap saat hanya bertengkar,bertengkar dan bertengkar.

*****

Malam ini Raras begadang lagi sampe larut malam. Apalagi yang dia lakuin kalo gak Chatting sama si Pinokio. Udah sejak 8 bulan yang lalu Raras mengenal si Pinokio meski tak pernah melihat bagaimana wajahnya. Karena dia merasa si Pinokio ada rasa dan Raras juga merasa ada getaran cinta dihatinya. Beruntungnya tanggal 8 bulan Agustus ini si Pinokio mengajak Raras ketemuan di Eight cafe jam 8 malem dimeja nomor 8 . Raras sih sok jual mahal dulu namun akhirnya dia mau juga. Raras merasa sangat senang sekali dan kabar itu langsung dia ceritakan sama kedua temannya saat tiba disekolah.

*****

Beberapa hari ini dia hanya memikirkan cowok yang membuatnya sangat penasaran itu. Dan Sekarang tiba waktunya dia bertemu dengan si Pinokio itu. Dia merasa kebingungan cuma mau ketemu sama si Pinokio saja. Dia sampe meminta bantuan Intan dan Umi untuk  memilihkan baju untuknya. Intan pun memilihkan baju berwarna merah marun yang anggun.Raras pun setuju saja dengan baju pilihan mereka meskipun tidak nyaman karena terlalu feminim katanya.

Tak lama wajah Raras pun dimake over menjadi sangat cantik. Karena gak sabar Raras pun datang ke cafe itu lebih awal. Setelah sampe di cafe ternyata si Pinokio pun belum datang. Ya iyalah sekarang aja baru pukul 19.45 kok. Raras langsung duduk dimeja nomor 8 yang sudah dipesan. Setelah beberapa lama menunggu si Pinokio gak datang juga. Yang ada malah si Tara yang datang dan tiba-tiba marah-marah seketika itu juga sama Raras karena Raras duduk di meja nomor 8. Karena mereka saling mempertahankan meja nomor 8 itu, mereka pun sampe bertengkar di cafe itu. Pada akhirnya Raras pun mulai sedikit tersadar kalo ternyata si Pinokio itu adalah Tara. Tanpa berpikir panjang Raras langsung lari dan keluar dari cafe itu karena merasa sangat kecewa ternyata orang yang dia kagumi dan cintai itu adalah orang yang dia benci.

 

—–*****—–

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: