cerita tiga jelita

 

PENJELAJAHAN PANTAI DI GUNUNGKIDUL

Siapa yang tidak tahu beberapa pantai yang ada di daerah Gunungkidul??? Banyak sekali pilihan pantai yang dapat kita lihat keindahannya. Pantai-pantai tersebut antara lain adalah:

–  Pantai Baron

–  Pantai Krakal

–  Pantai sundak

– Dan masih banyak pantai yang lain

Kata orang, pantai-pantai yang ada di Gunungkidul merupakan Kuta-nya Jogja. Akhirnya pada liburan kemarin aku bersama 3 temanku memutuskan untuk menkelajahi pantai di Gunungkidul. Kami berempat mulai berangkat pada pukul 09.00 WIB. Sebenarnya janjian berangkat pukul 08.00 WIB namun karena jam Indonesia adalah jam karet makanya kita mulai berangkat pukul 09.00 WIB.

Rencana penjelajahan dimulai dari patai Baron namun karena terlalu rame maka kita memutuskan untuk ke pantai Sundak. Di sana kita bermain-main pasir, bermain air dan berfoto-foto diatas karang dibagian yang mungin dapat terkena ombak. Ketakutan itu pun terjadi pada saat kami asyik berfoto-foto tiba-tiba ada ombak yang menghantam. Akhirnya kita basah semua. Karena tasnya basah otomatis ganti di dalam tas juga ikut basah. Untuk mengeringkannya kita berjemur di pinggir pantai.

Selanjutnya kita melanjutkan kepantai pantai lainnya. Tak sadar ternyata sudah pukul 15.00 WIB padahal pukul 16.00 WIB sudah harus sampai di Simo di daerah Ponjong untuk acara reuni kelas pada waktu SMA. Padahal jaraknya dari pantai sangat jauh. Dengan kecepatan tinggi kami menuju Simo. Pada saat di jalan yang menanjak, motor terasa tidak sampai. Pada saat di tengah jalan motor terasa turun dan aku takut sekali. Kemudian aku turun dan mendorong motor bersama.Perjalanan un dilanjutkan menuju Simo. Meski telat tapi tetap bias sampai di Simo dengan selamat.

*******

BELIAU ADALAH MOTIVASIKU

hhhh

m…. Siang yang terik tepatnya tanggal 11 agustus 2010 aku, ibu, dan kakaku pergi menuju Demak kota dimana budeku tinggal. Perkenalkan  namaku hepy. Anak kedua dari bapak Supriyanto dan Ibu Titik Supriyanti. Siang itu aku membawa dua tas besar berisi bebagai macam peralatanku untuk menginap selama satu bulan disana, misalnya :

§  Pakaian

§  Peralatan sholat

Panas yang terik tidak mengendorkan semangatku untuk tetap gembira mengkhayalkan tentang asyiknya liburan yang akan aku lalui di Demak. Tetapi saat sedang asyik melamun teriakan kakaku yang teramat cerewet membuyarkan semua.

Woi’’’’’’’ayo turun kita ganti bus. Ini dia foto kakaku yang ku bilang teramat cerewet itu. Cantik bukan???..haha hanya 4 orang dari 10 orang yang bilang kakak perempuanku ini cantik. Setelah kami ganti bus jurusan semarang di dalam bis inilah aku di pertemukan dengan beliau seorang wanita tua yang membuatku selalu bersyukur atas apa yang aku punya sekarang.

Aku dan kakak memutuskan untuk duduk tepat di belakang sopir. Disisi ku terlihat sesosok wanita tua yang sangat sederhana. Beliau tertidur mungkin karena kecapekan, saat pak kondektur membangunkan untuk meminta uang nenek mengeluarkan dompet dari tas nya yang hanya kain yang ditali kesana kemari. Setiap melihat nenek itu aku ingin menjerit kemana keluarganya?, kemana anak-anaknya?, seorang wanita tua yang untuk berjalan saja susah harus pergi jauh sendiri. Aku teringat IBU yang duduk di belakangku. Di dalam hatiku akan terukir nama ibu, di setiap langkah ibu aku akan berusaha ada di sampingnya. Nenek yang aku temui hari itu akan menjadi motivasiku untuk selalu menyayangi IBU, menghormati IBU, IBU tak akan pernah sendiri, aku berjanji akan di sampingmu IBU. Aku bersyukur aku masih mempunyai IBU, IBU yang menyerahkan nyawanya hanya untuk melahirkanku. IBU…………..

 

*******

LIBURAN YANG MENGANYELKAN

 

 

 

K

emarin tanggal 14 Agustus 2010 aku dan teman-temanku berenam liburan ke pantai siung. Itupun aku tidak senagaja ikut karena temanku dari Kendal liburan kejogja dan ingin ke wonosari. Tak disangka tak di duga ternyata kesana naik mobil, mobilnya kecil mungkin biasanya muat 5 orang padahal yang ikut 7 orang. Akhirnya yang belakang sempit pake acara pangku-pangkunan  segala.

Pertama tujuanya

  • Pantai sadranan
  • Pantai siung

Setelah voting agak lama akhirnya ke siung, jalanya naik turun menakutkan sekali. Ada  satu temanku yang lucu dia orangnya hitam sendiri penampilanya kayak preman. Badannya tato semua pokoknya menakutkan kalau belum kenal. Ternyata di perjalanan itu dia mabuk gak kuat pake Ac.Tiap 1 jam berenti dijalan muntah-mutah. Itupun mutahnya gengsi gak mau dilihat orang banyak.

Setelah itu semua foto-foto dan berenang. Tapi kok aku pake celana kolor merah lagi…huff  gak beud dech.

Setelah itu jam 4 sore kita mandi lalu pulang. Pulangnya pun mengulangi tragedi yang tadi mabuk dijalan. Pulangnya dia  aku pijitin sambil bilang” Preman og mabukan… ganti wae tatone…tato kembang”.

Sampai dikost ternyata ada yang ketinggalan celana kolor 3 lagi di kamar mandi gak dibawa.. Setelah itu mereka pulang ke Kendal mungkin bertemunya tahun depan lagi. Walaupun liburanya agak menganyelkan alias menjengkelkan.

*******

Tiga jelita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: